Tips dan Trik

2020 PEMBUKTIAN EKONOMI DIGITAL, PADI UMKM PASTIKAN DAPAT BANTU UMKM

Era digitalisasi memberikan perubahan teknologi bergerak lebih cepat dari sebelumnya, sehingga semua manusia dipaksa beradaptasi secepat mungkin agar terbiasa dalam menggunakan berbagai aplikasi di dalamnya. Pada era 1900an manusia hanya membutuhkan waktu 20-30 tahun untuk beradaptasi dengan mobil dan pesawat terbang.

Dikutip dari Detik News (06/01/21), Ekonomi internet di Indonesia pada 2019 diperkirakan mencapai USD 40 Miliar, meningkat tajam dibandingkan 2015 yang hanya sebesar USD 8 Miliar. Angka ini diperkirakan melonjak hingga mencapai USD 133 Miliar pada 2025 (Google, Temasek dan Bain & Company 2019). Perkembangan ekonomi di Indonesia diperkirakan akan semakin cepat terutaam dengan semakin kuatnya adopsi ekonomi digital akhir-akhir ini.

Saat pandemic masih terasa disekitar hal ini memaksa berbagai pihak beradaptasi dengan teknologi, laporan yang dikeluarkan oleh facebook dan bain company menunjukkan di tahun 2020 di Asia tenggara terdapat 310 juta konsumen digital, angka yang seharusnya dicari empat tahun lagi. Laporan tersebut juga membeberkan bahwa barang yang dikonsumsi oleh konsumen Indonesia meningkat menjadi 40% dibandingkan 2019, sedangkan jumlah online shop yang dikunjungi meningkat sebesar 30%.

Di Indonesia jumlah digital konsumen bertambah 35 juta selama tahun 2018, teknologi merambah lebih cepat dari perkiraan yang diduga. Tidak disangka pertambahan konsumen digital di Indonesia berasal bukan dari kota metropolitan. Riset dari google, temasek dan bain & company 2020 yang dikutip dari detik news yaitu 56% dari tambahan konsumen digital berasal dari non-metro, riset tersebut menyebutkan bahwa digital ekonomi di Indonesia pada tahun 2020 mengalami kenaikan signifikan yaitu tumbuh sekitar 11% dibandingkan dengan tahun sebelumnya atau saat ini mencapai USD 44 Miliar.

Riset Nielsen perkirakan terdapat Rp. 4,6 Triliun dari total belanja secara online yang merupakan produk asli Indonesia. COVID-19 membuat para pengguna digital harus cepat beradaptasi untuk semua masyarakat Indonesia. Survey katadata juga memberikan hitungan bahwa sebesar 26,2% dari responden mengatakan telah menjual berbagai produk andalannya di melalu e-commerce.

Meluncur pada Agustus 2020, platform digital beli barang dan jasa pemerintah ini mengakui bahwa sejak peluncurannya hingga akhir tahun 2020 mereka terus berusaha mengembangkan, mengedukasi UMKM serta berusaha untuk memberikan kemudahan agar UMKM mampu bertahan dan berkembang di era digitalisasi sekarang ini, fitur pembiayaan UMKM, pasar yang pasti serta kepastian pembayaran menjadi salah satu keunggulan platform digital jual barang dan jasa pemerintah ini pada penugasannya.

Pada 2021, 47 BUMN lainnya yang baru bergabung di platform digital pengadaan barang dan jasa BUMN ini disiapkan untuk membuat transaksi secara besar-besaran agar pembelian secara merata dapat terealisasi dan UMKM mampu memajukan perekonomian Indonesia serta mampu bertahan dan semakin besar di masa depan. Kementerian BUMN menginginkan transaksi secara besar-besaran dan secara berulang terjadi di platform digital ini.

Pemerintah berupaya mendorong masyarakat untuk bangga mengkonsumsi buatan Indonesia, serta menjadikan UMKM terbiasa dengan pemasaran online. Program-program dimaksud selaras dengan himbauan Presiden untuk mendorong belanja barang dan jasa oleh BUMN guna menghindari resesi ekonomi.